SIBER24.ID – Demam pada bayi merupakan respons alami tubuh dalam melawan infeksi. Kondisi ini umumnya dapat diatasi dengan perawatan rumahan yang sederhana.
Salah satu langkah awal penanganan demam adalah memberikan obat penurun demam setiap 4–6 jam. Namun, penting untuk menghindari pemberian aspirin karena dapat membahayakan kesehatan bayi, termasuk risiko sindrom Reye yang menyerang otak dan hati.
Apa Itu Demam pada Bayi?
Demam terjadi ketika suhu tubuh bayi melebihi angka normal, yaitu di atas 37,5 derajat celcius. Bayi dikatakan demam jika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius atau lebih, yang diukur melalui rektum, telinga, atau ketiak. Penggunaan termometer menjadi metode paling akurat untuk mengukur suhu tubuh bayi.
Cara Menurunkan Demam pada Bayi
Selain pemberian obat, beberapa langkah pendukung berikut bisa membantu menurunkan suhu tubuh bayi:
– Hindari memakaikan pakaian tebal atau berlapis, cukup pakaian yang ringan dan menyerap keringat.
– Pastikan bayi cukup asupan cairan seperti ASI, air putih, atau jus untuk bayi di atas 6 bulan.
– Boleh dimandikan dengan air hangat, bukan air dingin atau sangat panas.
– Pastikan bayi beristirahat cukup di ruangan yang sejuk dan nyaman.
– Kompres dahi bayi dengan kain hangat untuk membantu menurunkan demam.
Penyebab Umum Demam pada Bayi
Sebagian besar demam pada bayi disebabkan oleh infeksi karena sistem imunnya masih berkembang. Beberapa penyebab umum meliputi:
– Infeksi saluran pernapasan
– Infeksi telinga atau sinus
– Radang amandel (tonsilitis)
– Efek imunisasi
– Virus roseola
– Gangguan pencernaan akibat bakteri
– Infeksi ginjal atau saluran kemih
– Tifus, cacar air, atau demam berdarah
– Pneumonia, meningitis, hingga infeksi darah (sepsis)
– Lingkungan panas atau pakaian yang terlalu tebal
Gejala Demam pada Bayi
Gejala yang menyertai demam antara lain:
– Rewel dan mudah menangis
– Kurangnya nafsu makan
– Tidur lebih lama dari biasanya
– Kulit terasa panas atau menggigil
– Dalam beberapa kasus, bisa terjadi kejang akibat suhu tinggi
Kapan Harus Membawa Bayi ke Dokter?
Segera cari bantuan medis jika bayi menunjukkan tanda-tanda berikut:
– Suhu tubuh mencapai 40 derajat celcius atau lebih
– Bayi di bawah 3 bulan mengalami demam tinggi
– Demam tidak kunjung reda setelah 3 hari
– Muncul gejala lain seperti leher kaku, ruam, sakit kepala hebat, atau kejang
– Bayi tampak sangat lemah, tidak merespons, atau terus menangis
Tips Tambahan Saat Bayi Demam
– Pantau suhu tubuh secara rutin dan catat perkembangannya
– Berikan makanan ringan yang mudah dicerna jika bayi sudah MPASI
– Jangan berikan aspirin, karena berisiko memicu sindrom Reye
– Gunakan humidifier untuk membantu meredakan pilek atau hidung tersumbat
– Pastikan bayi banyak istirahat
Cara Mencegah Demam pada Bayi
Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:
– Rutin mencuci tangan sebelum menyentuh bayi
– Jauhkan bayi dari orang yang sedang sakit
– Ikuti jadwal imunisasi secara teratur
– Berikan ASI eksklusif sebagai pelindung alami
Jika orang tua merasa ragu, konsultasi dengan dokter bisa menjadi pilihan terbaik. Sekarang, konsultasi kesehatan pun bisa dilakukan kapan saja melalui layanan daring yang terpercaya.











